Junk Food

Junk Food atau makanan siap saji, di indonesia malah banyak diminati apalagi untuk anak muda jaman sekarang....
Disini ada beberapa alasan memilih junk food daripada makanan tradisional :
  1. biar dibilang keren dan gaul, karna makanan junk food biasanya lebih mahal daripada makanan tradisional.
  2. bosan dengan makanan sehari-hari yang biasanya makanan khas indonesia.
  3. banyak yang tidak suka sayuran. (makanan junk food biasaya lebih dominan daging,minyak dll yang mengandung lemak daripada sayuran)
  4. penasaran dengan nama atau bentuknya..
  5. lebih nikmat karna banyak mengandung lemak...

Tokoh Telematika di Indonesia

Cikal bakal teknologi informasi (TI) Indonesia hingga berkembang pesat pada masa kini tentu tak lepas dari peran sumber daya manusia (SDM) yang membawa dan memelopori kehadirannya negeri inin.Di bawah ini beberapa nama yang membawa segala hal berbau computer atau TI mulai bermunculan.

*>>>> Pakar Komputer Pertama
Jusuf Randy



Jusuf Randy alias Mang Ucup, lahir di Bandung, 19 Juli 1942 dengan nama Nio Tjoe Siang. Dulu kala di kampungnya ia lebih dikenal dengan nama Tompel, sedangkan di Eropa dengan nama Robert TS Nio. Dia sempat dikenal sebagai pakar komputer pertama dan “juragan” komputer pertama di Indonesia. Kepiawaiannya di bidang komputer membuatnya menjadi pelopor lembaga pendidikan komputer pertama di Indonesia dengan nama Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia-Amerika (LPKIA).
Prinsip hidup “Hari ini harus lebih dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” dijadikan landasan untuk meraih yang terbaik dan terbesar. Hingga akhirnya Jusuf berhasil membangun kerajaan bisnis dan dijuluki juragan komputer pada masanya.
Mulanya Jusuf bekerja sebagai programmer, kemudian jadi “Programming Manager”, yang semuanya ia pelajari sendiri dari buku. Sehingga akhirnya orang mengenalnya sebagai “dukun komputer”, sebab hampir tiap permasalahan, ia selalu tahu penyelesaiannya.
Jusuf pernah membangun bisnis di Jerman, kemudian berpindah ke Inggris, dan bekerja di Rank Xerox sebagai System Analyst sampai ke Amerika Serikat dimana ia bekerja di IBM. Saat itu IBM merupakan perusahaan komputer nomor wahid dunia. Di IBM, dia bekerja sebagai Sotware Manager, dan akhirnya berpindah lagi jadi direktur di perusahaan German Data Communication.
Kini ia pun memiliki lembaga pendidikan komputer yang termasuk salah satu terbesar di Indonesia bernama LPKIA. Pertama kali didirikan tahun 1980-an di Bandung dan di Jakarta, LPKIA dahulu kerap disebut-sebut sebagai lembaga pendidikan komputer modern pertama di Indonesia, sebelum kemunculan berbagai perguruan tinggi yang menawarkan disiplin TI. Jusuf Randy sekarang memilih tinggal di Belanda dan menjadi warga negara Kincir Angin tersebut.

*>>>> Pakar telematika yang terkenal saat sekarang ini
Roy Suryo



Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo. Beliau lahir Yogyakarta, 18 Juli 1968. Siapa yang tak kenal dengan Roy Suryo. Dia pakar multimedia yang kesohor. Dengan talenta yang dimiliki ia begitu lancar dan gamblang mengungkap beberapa kasus foto-foto di internet melalui penelusuran yang berhubungan erat dengan dunia teknologi informasi. Media pun genjar mempublikasikan sosoknya. Di mana ada kasus yang berhubungan dengan foto dan teknologi informasi, di situ dia bicara sebagai nara sumber. Tak heran oleh media massa Indonesia ia sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika.
Walaupun ia banyak bicara dan berbuat untuk multimedia dan teknologi informasi, ternyata Roy Suryo sama sekali tidak melewati pendidikan formal di teknik dan komputer. Roy kecil mempunyai cita-cita jadi sopir bus. Ketika meneruskan pendidikannya di sekolah menengah pertama, ketrampilan Roy dalam bidang elektronika mulai tampak. Di sekolah ia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler elektronika. Ia sering membetulkan peralatan elektronik milik ibunya yang rusak. Di sekolah menengah atas, Roy ikut Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia atau biasa disebut Orari. Berdua dengan kakak sulungnya, Sony, Roy mulai mengutak-atik peralatan komunikasi radio itu.
Ketika lulus, berbekal minat dan bakat, Roy bertekad mencari ilmu yang lebih dalam di jurusan teknik elektro Universitas Gadjah Mada. Dalam formulir pendaftaran, Roy memilih jurusan teknik elektro sebagai pilihan pertama dan komunikasi, pilihan kedua. Pertimbangan Roy, di jurusan komunikasi ia akan belajar hal yang kurang lebih sama dengan jurusan teknik elektro.
Roy ternyata gagal masuk jurusan elektro. Tapi dia diterima di jurusan komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (1991-2001). Ini dua jurusan yang sama sekali berbeda. Satu teknik, satunya ilmu sosial. Kemudian Roy mengajar di Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia tahun 1994-2004. Ia juga pernah tercatat sebagai pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester namun tidak berstatus sebagai dosen tetap UGM
Roy Suryo sering meraih penghargaan dari lomba fotografi tingkat nasional serta penghargaan dari berbagai pihak, di antaranya dari Kadin bidang Telematika, Menteri Perhubungan Agum Gumelar, Majalah Trend Digital, Telkomsel, dan Garuda Indonesia. Selain di bidang Telematika, ia juga ikut dalam kepengurusan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia, juga tercatat sebagai salah satu konsultan teknis di situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terakhir Ia tercatat sebagai ketua departemen komunikasi dan informasi di Partai Demokrat dan penanggung jawab redaksi di situs resmi Partai Demokrat.

sumber : biskom.com, wikipedia.org, tokohindonesia.com

Pendapat Mata Kuliah Softskill

Softskill???

Dilanjutkan atau tidak ????

Walaupun Mata kuliah ini mata kuliah tambahan dan yang paling “ribet” ( ribet karna harus selalu browsing dan kreatif dalam menulis ) . tapi disisi lain banyak manfaatnya seperti :

  1. kita dapat belajar menulis di blog dengan baik karna lewat tulisan di blog secara tidak l;angsung memberikan informasi kepada orang lain
  2. menjadi kreatif ( kebanyakan orang bingung untuk mengisi blog mereka, rata-rata paling tidak isinya hanya “curhat” tentang kehidupan mereka ).
  3. Menarik dan dapat menambah wawasan mahasiswa tentang manfaat teknologi informasi walaupun “ribet” he3………..
  4. Yang paling penting mata kuliah ini ga harus hadir ke kampus, tidak ada ujian (UTS maupun UAS) tapi bisa menambah banyak pengetahuan.
  5. Dll….

Jadi, menurut pendapat saya mata kuliah softskill ini perlu dilanjutkan.

Saran untuk ke depannya, tugasnya agar mencari informasi-informasi yang menarik atau yang sedang hangat dibicarakan jadi kan bisa selalu “update” tentang berita-berita yang ada (ga ketinggalan informasi)

Kebijakan yang saya buat Andai menjadi MenKominfo 2009-2014

Wow menjadi Menkominfo????
suatu khayalan yang terlalu besar memang...
tapi karena mendapat tugas kuliah tentang hal tersebut...

Kebijakan yang saya buat andai menjadi menkominfo 2009-2014 yaitu terfokus pada pelayanan internet di pedesaan atau kalangan bawah. Seperti yang kita ketahui bahwa di pedesaan sangat kurang memanfaatkan internet. Jangankan untuk memanfaatkan, fasilitasnya pun terkadang sangat sulit dicari. Misalnya warung internet bagi dipedesaan mungkin jarang atau bahkan tidak ada. Bagi kalangan bawah saya akan mendiskusikan kepada jasa layanan internet agar menurunkan harga internet, karena walaupun sekarang sudah banyak wifi atau internet gratis di suatu tempat tapi memerlukan alat lagi seperti laptop. Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia mempunyai budaya informasi.

Opini :
Dalam kebijakan diatas didasarkan atas Peraturan Menkominfo NOMOR : 48 /PER/M.KOMINFO/11/2009. Tentang Penyediaan jasa akses internet pada wilayah pelayanan universal telekomunikasi internet kecamatan. Saya sangat mendukung kebijakan-kebijakan yang ada agar bangsa Indonesia tidak “GAPTEK” akan teknologi informasi. Dan dengan adanya sarana internet masyarakat bisa terbantu dalam menyelesaikan aktivitasnya. Seperti yang saya lihat sekarang ini dalam bidang kepolisian, dalam memperpanjang SIM tidak perlu datang lagi ke pos, karena ada mobil keliling atau tempat seperti di mal-mal yang melayani perpanjangan SIM, hal itu ada karena jasa Komputer yang online.

cita-cita setelah kuliah

Kalau membicarakan atau ditanya tentang cita-cita, saya hanya bisa menjawab “ingin membahagiakan keluarga dan orang-orang sekitar”. Tapi apabila ditanya ingin bekerja sebagai apa ketika lulus kuliah nanti, saya hanya bisa tersenyum. Karena dari awal saya merasa sudah salah jurusan kuliah, jadi setiap harinya saya kuliah dengan melakukan apa yang saya bisa lakukan, tanpa dengan semangat. Bagaimanapun juga saya tidak ingin mengecewakan orang tua yang telah membiayai kuliah ini. Memang tidak pantas pada semester 7 ini, kalau alasannya tetap salah jurusan.
Sampai suatu ketika saat reuni teman-teman sma, ada teman yang menghampiri dan mengatakan bahwa ada salah satu teman kampus saya yang sedang dekat dengannya. Teman sma saya cerita kalau teman kampus saya itu cerita yang jelek-jelek banget tentang saya dan teman sma sayapun marah dan menasehati. Padahal saya juga tidak terlalu kenal dengan teman kampus itu, karena dia jarang masuk kuliah dan kurang disukai anak-anak dikampus. Sejak saat itu saya berusaha melakukan hal-hal yang terbaik walaupun itu sangat sulit. Paling tidak “saya nggak merasa sangat tidak berguna”. Saat laboratorium fisika dasar membuka lowongan sebagai asisten, saya mencoba ikut. Alhamdulillah setelah tes yang panjang, mulai dari tes tertulis dan wawancara, akhirnya diterima. Dari lab tersebut, saya mendapat banyak hal.
Back to cita-cita, kalau orang tua sih pengennya saya menjadi pegawai negeri. alasannya agar dimasa tua terjamin karena tiap bulannya dapat dana pensiun dan tidak bekerja sebagai karyawan kontrakan. namun disisi lain saya sangat ingin menjadi pengusaha. karena dari pengusaha kita tidak diperintah-perintah oleh atasan,karena saya sendripun paling tidak suka terkait oleh aturan-aturan yang begitu kaku. selain itu dari pengusaha kita juga dapat membantu orang-orang yang butuh pekerjaan. karena apabila bisa membantu orang lain kita punya kepuasan sendiri. Untuk hal tersebut yang saya lakukan berdoa, mencari informasi yang berhubungan tentang hal tersebut dan berusaha melakukan yang terbaik.

E-goverment membantu masyarakat

E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).

Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:


Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.

Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.

Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.

Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.


Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on- line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upaya peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance). Hal terpenting yang harus dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan lainnya. Upaya percepatan penerapan e- Government, masih menemui kendala karena saat ini belum semua daerah menyelenggarakannya. Apalagi masih ada anggapan e-Government hanya membuat web site saja sosialisasinya tidak terlaksana dengan optimal. Namun berdasarkan Inpres, pembangunan sistem informasi pemerintahan terpadu ini akan terealisasi sampai tahun 2005 mendatang. Kendati demikian yang terpenting adalah menghapus opini salah yang menganggap penerapan e-Government ini sebagai sebuah proyek, padahal merupakan sebuah sistem yang akan memadukan subsistem yang tersebar di seluruh daerah dan departemen.

sumber : depdagri.co.id

AsLab FIisika Dasar

Setahun menjadi asisten laboratorium fisika dasar universitas gunadarma, merupakan pengalaman yang luar biasa banget. Selain mendapat pengetahuan tentang ilmu fisika , saya dapat mengenal kakak tingkat dan menabah teman antar aslab di gunadarma.
Namun dalam menjadi aslab benar-benar sangat berat. Karena apabila tidak bisa mengajar dengan situasi yang menyenagkan, praktikan akan cepat bosan dan yang ada kitapun sebagai aslab akan kesal dan cape sendiri. Apalagi dengan praktikan yang ketika sma selain jurusan IPA, dia akan sulit menangkap yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Tak jarang untuk dijelaskan berulang-ulang mereka tidak bisa menangkapnya. Alhasil minggu berikutnya mereka dikeluarkan karena mengerjakan laporan akhir yang tidak sesuai.
Tetapi dari itu semua saya dapat belajar banyak hal yaitu bagaimana untuk bisa menyampaikan informasi dengan baik, belajar bicara di depan orang banyak (walaupun sekarang masih belum lancer juga, tapi setidaknya kata-kata dari mulut bisa keluar), dan masih banyak lagi lainnya. Pokoknya di lab tersebut benar-benar sangat menyenangkan.